BUSERJATIM.COM –
MAGETAN – Insiden mengejutkan terjadi di kawasan objek wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Talud di bibir telaga tiba-tiba ambrol, Sabtu (17/01/2026), saat sejumlah wisatawan tengah berfoto menikmati pemandangan alam.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang wisatawan beserta delapan unit sepeda motor yang terparkir di lokasi kejadian ikut terperosok dan tercebur ke perairan telaga dengan kedalaman sekitar 7 meter.
Tim SAR BPBD Magetan, dibantu relawan kebencanaan, segera melakukan evakuasi korban dan kendaraan. Dari hasil penanganan di lapangan, ketiga korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, satu korban terpaksa dirujuk ke Puskesmas Plaosan karena mengalami luka-luka dan membutuhkan perawatan medis lanjutan. Sementara dua korban lainnya hanya mengalami syok dan mendapat perawatan dari petugas PSC 119 di Pos Polisi Sarangan.
“Jumlah korban ada tiga orang, semuanya selamat. Satu dirujuk ke Puskesmas Plaosan karena luka, dua lainnya hanya kaget dan ditangani petugas PSC 119. Identitas korban masih dalam pendataan,” ujar Reny Wahyu Puspitasari, Operator Pusdalops BPBD Magetan.
Dalam proses evakuasi, petugas berhasil mengangkat empat dari delapan unit sepeda motor yang ikut amblas bersama material longsor. Sementara empat unit lainnya masih dalam pencarian, dengan mengerahkan perahu karet dan peralatan SAR.
Salah satu anggota Tim SAR, Eka, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat wisatawan memarkir sepeda motor di tepian telaga, tepatnya di sisi selatan Pulau Putri yang berada di tengah Telaga Sarangan.
“Wisatawan berhenti, memarkir kendaraan, lalu berfoto. Tanpa disadari, tanah di lokasi tersebut tiba-tiba longsor. Tiga orang dan delapan motor langsung ikut amblas ke telaga,” jelas Eka.
Menurutnya, longsoran diperkirakan memiliki panjang sekitar 70 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 9 meter. Faktor utama penyebab ambrolnya talud diduga kuat akibat curah hujan tinggi, yang menyebabkan struktur tanah menjadi labil dan lembek.
Kepala Kelurahan Sarangan, Hadi Ekdal, juga membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Korban jiwa tidak ada. Hanya luka lecet dan trauma. Saat ini petugas masih berupaya mencari sisa sepeda motor yang belum berhasil dievakuasi,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan pencarian lanjutan serta pengamanan lokasi untuk mencegah kejadian serupa dan memastikan keselamatan wisatawan.
red






