Tahapan demi tahapan kegiatan KPU dalam Pilkada 2024 telah berjalan dengan lancar,saat ini KPU Kabupaten Kediri KPU Gelar Simulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara.

 

KEDIRI,BUSERJATIM.COM- Minggu (17/11/2024)tahapan simulasi pemungutan dan penghitungan suara,pemilihan Gubernur,Bupati dan Wakil Bupati Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar tahapan simulasi Pilkada Serentak 2024.

Bacaan Lainnya

Kegiatan tungsura tersebut berlangsung di Balai Desa Karangrejo, Jalan Tunggul Wulung No 322 Desa Karangrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur,

Dalam kegiatan ini KPU melibatkan seluruh badan Adhoc serta dari Bawaslu Kabupaten Kediri, Bakesbangpol dan Polres Kediri.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Irbabul Lubab dari Divisi Teknis Penyelenggaraan mengatakan, kegiatan simulasi ini dilaksanakan dengan harapan agar jajaran Adhoc bisa mengerti apa yang terjadi di hari pemungutan suara tepat pada 27 November 2024 mendatang.

“Simulasi ini dilakukan supaya tidak terjadi kesalahan dalam pemungutan dan perhitungan suara,” jelasnya.

Irbabul Juga menjelaskan, untuk pelaksanaan simulasi tersebut hanya melibatkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 5 di Desa Karangrejo.“Tapi kita lakukan live streming dan link – nya disebar ke semua KPPS.”Ujarnya

Jadi semua jajaran Adhoc ke bawah mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan KPPS wajib menonton live dari YouTube KPU Kabupaten Kediri,

Masih lanjutnya ia menerangkan, simulasi tersebut juga sebagai upaya bimbingan teknis yang dilakukan secara online dengan harapan agar jajaran Adhoc bisa mengerti terkait langkah-langkah perhitungan suara di hari pelaksanaan Pilkada nantinya.

“Simulasi dilakukan satu hari dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Kegiatan simulasi berjalan lancar tanpa ada kendala,” paparnya.

Irbabul juga berharap agar awak media dapat membantu menyebarkan link simulasi ini kepada masyarakat, sehingga publik lebih memahami proses pemungutan suara yang sebenarnya.

“Meski periode sebelumnya sudah pernah ada kegiatan serupa saat pemilu tetapi tetap kita perlu simulasi agar semua betul-betul memahami,” pungkasnya.(KPUKAB/Kk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *