Trenggalek, Buserjatim.com – Sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kabupaten Trenggalek kembali mendapat penegasan nyata. Minggu (5/10/2025), Koramil 0806-02/Pogalan bersama Banser Kecamatan Pogalan menggelar apel bersama di halaman Koramil. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antar unsur keamanan dan masyarakat sipil terus digalakkan demi menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Apel gabungan tersebut dipimpin langsung oleh Bati Wanwil Koramil 0806-02/Pogalan, Pelda Muyanto. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat TNI dan Polri, namun juga seluruh elemen masyarakat. “Keamanan wilayah adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan dan sinergi, kita bisa menjaga Pogalan tetap aman dan kondusif,” ujarnya tegas di hadapan peserta apel.
Suasana apel berjalan khidmat namun penuh semangat kebersamaan. Puluhan anggota Banser bersama personel TNI berdiri berbaris rapi, menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di wilayah Pogalan. Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa sinergi TNI-Banser bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kerja sama di lapangan.
Kegiatan ini mendapat perhatian masyarakat sekitar. Warga yang menyaksikan apel mengaku bangga melihat kekompakan antara TNI dan Banser. Menurut mereka, kebersamaan ini membawa rasa aman dan optimisme baru di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. “Kalau TNI dan Banser kompak, kami sebagai warga juga merasa terlindungi,” ungkap Suyono, salah satu tokoh masyarakat Pogalan.
Pelda Muyanto menambahkan bahwa kondisi keamanan yang stabil merupakan modal penting bagi pembangunan di daerah. Ia menegaskan bahwa setiap potensi gangguan, sekecil apapun, harus diantisipasi sejak dini. “Apel bersama ini bukan hanya formalitas, tetapi langkah preventif agar kita selalu siap dan tanggap dalam menjaga keamanan wilayah teritorial Koramil Pogalan,” paparnya.
Banser sebagai salah satu organisasi masyarakat berbasis kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya TNI menjaga keutuhan NKRI. Anggota Banser Kecamatan Pogalan, M. Rifqi, menyampaikan bahwa pihaknya akan selalu berdiri di garis depan bersama TNI dalam menjaga kerukunan umat dan stabilitas sosial. “Kami siap bersinergi, karena menjaga bangsa ini adalah bagian dari panggilan jiwa,” ucapnya penuh semangat.
Dalam konteks nasional, kolaborasi TNI dengan ormas seperti Banser menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pertahanan dan keamanan yang menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya mengandalkan kekuatan militer semata, melainkan juga mengedepankan partisipasi aktif masyarakat. Trenggalek, dengan berbagai potensi dan keragaman masyarakatnya, menjadi salah satu contoh daerah yang berhasil menjaga keharmonisan melalui sinergi ini.
Selain memperkuat Kamtibmas, kegiatan apel bersama juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar personel TNI dan Banser. Interaksi yang terjalin di luar tugas formal menciptakan hubungan emosional yang erat, sehingga koordinasi di lapangan akan semakin solid. Kebersamaan semacam ini diyakini mampu membangun kepercayaan yang lebih kuat antara aparat dan masyarakat.
Masyarakat Pogalan berharap kegiatan semacam ini bisa rutin digelar. Bagi mereka, apel bersama bukan hanya simbol, melainkan bukti nyata komitmen menjaga keamanan. “Kami ingin Pogalan selalu damai, dan kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengingatkan semua pihak bahwa keamanan tidak bisa ditawar,” tutur Suparmi, salah satu warga setempat.
Dengan terselenggaranya apel bersama ini, Koramil 0806-02/Pogalan dan Banser Pogalan kembali menegaskan peran sentral mereka dalam menjaga Kamtibmas. Sinergi keduanya tidak hanya memperlihatkan kekompakan, tetapi juga menumbuhkan optimisme masyarakat bahwa keamanan di Trenggalek, khususnya Pogalan, akan terus terjaga. Seperti ditegaskan Pelda Muyanto, “Selama kita bersatu, tidak ada ancaman yang tidak bisa kita hadapi bersama”.






