PT SMU Butuh Sosok Profesional

Matamaja Group || Majalengka. Proses dan progress Pergantian jajaran direksi Perusahaan Umum daerah (perumda) PT Sindangkasih Multi Usaha (SMU) cukup menarik untuk dibahas. PT SMU sendiri mempunyai beberapa lini bisnis, diantaranya sewa tanah milik pemda, provider jaringan internet, Aspal Mixing Plant dan beberapa lainnya. Aneh memang, Pengelolaan dan atau sewa menyewa tanah milik pemda kepada masyarakat atau pihak ketiga lainnya justru malah diurus perumda. Padahal cukup oleh badan Keuangan dan Aset daerah (BKAD)

Sejumlah nama muncul sebagai kandidat kuat untuk menduduki posisi strategis dan manis ini, baik yang mengincar posisi direktur utama, direktur umum maupun direktur operasional

Bacaan Lainnya

Demi mencapai tujuannya, beberapa kadidat melakukan publikasi di media online maupun media sosial untuk menyampaikan narasi bahwasanya dia layak untuk dipilih menjadi nahkoda kapal pengeruk keuntungan bagi pemda majalengka. Baik menampilkan latar belakang, dukungan politik maupun menyampaikan visi misi yang cenderung basa basi

Sebagai Perusahaan, PT SMU tentunya harus dipimpin oleh seorang professional. Karena target dan tujuannya adalah memberikan pemasukan kepada Pendapatan asli daerah  yang terus meningkat setiap tahunnya. Latar belakang pengusaha atau profesi yang berpotensi meningkatkan keuntungan dan mampu menggandeng UMKM serta menarik investor sebaiknya diutamakan. Sementara Latar belakang politik sebaiknya dikesampingkan, apalagi balas budi politik yang akan menjadi sorotan aktivis

Salah satu kandidat dari kalangan professional yang tak pernah terdengar di kancah politik majalengka adalah Lutfi Raharja. Entah angin berhembus darimana, tiba-tiba Namanya muncul dalam pengumuman hasil seleksi calon komisaris dan direksi PT SMU

Menurut beberapa sumber, luthfi merupakan seorang analis perbankan. Kabarnya dia mempunyai mitra pengusaha yang siap bekerjasama maupun berinvestasi di kabupaten majalengka. Selain itu, lutfi belum teridentifikasi mempunyai koneksi politik dengan pihak manapun

(penulis : Aang Lukmawan)

Pos terkait