Indramayu – Suasana religius dan penuh kebersamaan tampak di halaman Yayasan Pondok Pesantren Darul Mustofa, Desa Bunder, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Sabtu (25/10/2025) kemarin.
Di tempat itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Widasari resmi melantik pengurus baru masa khidmat 2025–2030 dalam sebuah acara yang dihadiri tokoh agama, unsur pemerintahan, dan aparat keamanan setempat.
Kegiatan pelantikan berjalan khidmat dan tertib dengan pengamanan langsung dari personel Polsek Widasari, Polres Indramayu, Polda Jawa Barat.
Pengamanan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Widasari AKP Suprapto, S.H., M.Si, dengan dukungan personel Aiptu Rizki A.H, Aipda Abdul Aziz, dan Bripka Wawan.
Acara turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Indramayu K.H. Satori, S.H.I., M.A., Camat Widasari H. Mohamad Hidayat, A.P., M.Ap., Danramil 1606/Tukdana Kapten Inf Rokib, Kepala KUA Kecamatan Widasari H. Amirudin Nurjaman, S.Ag., M.H.I., serta para kuwu dan jamaah warga Nahdlatul Ulama (NU) se-Kecamatan Widasari.
Dalam sambutannya, Camat Widasari H. Mohamad Hidayat menekankan bahwa MUI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun bangsa, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.
Sementara itu, K.H. Satori dari Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Indramayu mengingatkan pentingnya prinsip 3K Kemitraan, Koordinasi, dan Kerjasama sebagai landasan MUI dalam memperkuat peran dan kontribusi bagi umat.
Ketua MUI Kecamatan Widasari yang baru dilantik, K.H. M. Nuruddin Sayuthi, S.Pd.I, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus berkomitmen menjadikan MUI sebagai wadah koordinasi yang solutif terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Terpisah Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Widasari AKP Suprapto menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya momentum seremonial, tetapi juga wadah memperkuat kolaborasi antara ulama dan umara dalam menjaga kerukunan serta stabilitas sosial di tingkat kecamatan.
“Polri sangat menghormati peran para ulama dan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban masyarakat. Kami berharap MUI Kecamatan Widasari dapat menjadi jembatan dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan keagamaan yang menyejukkan di tengah masyarakat,” ujar AKP Suprapto. Minggu (26/10/2025)
Ia juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama, terus berperan aktif dalam mencegah potensi konflik sosial dan penyebaran paham yang dapat memecah belah umat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, memperbanyak dialog, dan menjaga harmoni sosial. Dengan sinergi ulama, umara, dan umat, kita dapat mewujudkan Widasari yang aman, damai, dan religius,” imbuhnya.
Kegiatan pelantikan MUI Kecamatan Widasari ini pun berlangsung lancar hingga sore hari dengan suasana penuh kekeluargaan.
Melalui sinergi yang erat antara aparat keamanan, pemerintah, dan tokoh agama, diharapkan semangat kebersamaan ini terus menjadi fondasi bagi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di wilayah Indramayu, kata Kapolsek.
Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga kembali mengingatkan masyarakat untuk aktif memanfaatkan kanal pelaporan yang tersedia.
“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110,” tegasnya.






