[t4b-ticker]

Polres Karangasem Gelar Apel Kesiapan Operasi Cipta Aman Agung 2022

BALI, BUSERJATIM.COM

Polda Bali – Polres Karangasem, Pada hari Sabtu (3/12/2022) pukul 08.00 wita bertempat di Lapangan Pesat Gatra Polres Karangasem telah berlangsung Apel Kesiapan Operasi Cipta Aman Agung 2022 yang dipimpin oleh Waka Polres Karangasem Kompol Fachmi Hamdani, S.Psi, S.I.K.

Apel kesiapan Operasi Cipta Aman Agung 2022 dengan tema melalui Apel Kesiapan Ops Cipta Aman Agung 2022 kita tingkatkan Propesionalisme Polri dalam rangka menciptakan kondisi guna harkamtibmas menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 guna mewujudkan situsai Kamtibmas yang aman dan kondusif pada situasi pandemi covid 19 dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Hadir dalam Apel kesiapan Operasi Cipta Agung 2022 Waka Polres Karangasem, Pejabat Utama Polres Karangasem, Kapolsek Jajaran Polres Karangasem dan Personil Polres Karangasem.

Adapun rangkaian kegiatan Apel kesiapan Operasi Cipta Aman Agung 2022 adalah perwakilan personil penyematan pita tanda pelakasanaan Operasi.

Dilanjutkan dengan amanat yang dibaacakan oleh Pimpinan apel “menjelang perayaan Natal tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah keagamaan di Geraja serta tempat wisata, kegiatan tersebut akan berdampak meningkatnya mobilitas secara umum”, ucap Waka Polres Karangasem.

“Konsentrasi massa pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 akan terjadi di tempat – tempat ibadah, hiburan dan tempat wisata situasi seperti ini dapat menimbulkan kerawanan terjadinya potensi gangguan, ambang gangguan hingga gangguan nyata”, ungkap Waka Polres

Waka Polres Karangasem juga menambahkan adapun tujuan operasi untuk emberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023, tercipta dan terpeliharanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, mencegah dan menangkal segala bentuk potensi ancaman serta meniadakan ruang gerak dan pengaruh terorisme serta ancaman kriminalitas lainnya yang menggunakan kekerasan/intimidasi berbahaya”, tambah Kompol Fachmi Hamdani(Tmr/Red)