Polisi Lakukan Pengetatan dan Ancaman Diskualifikasi Untuk Cegah Keributan di Liga Futsal Pelajar

 

Indramayu, – Polsek Sindang jajaran Polres Indramayu Polda Jabar telah mengambil langkah tegas dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan Liga Futsal Pelajar yang berlangsung di Gor Singalodra, Kabupaten Indramayu, Selasa (12/8/2023)

Langkah ini terutama ditujukan kepada para suporter yang hadir untuk menonton pertandingan.

Dalam upaya untuk mencegah terjadinya keributan atau insiden keamanan lainnya, polisi melakukan pemeriksaan barang bawaan para suporter satu per satu. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa tidak ada benda-benda yang dapat digunakan untuk tujuan merusak atau menciptakan keributan yang dibawa ke dalam arena pertandingan.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, melalui Kapolsek Sindang, AKP Saefullah, menyatakan bahwa tindakan tegas ini diambil untuk menghindari potensi keributan yang dapat terjadi selama pertandingan.

Jika ada suporter yang terlibat dalam keributan atau tindakan yang mengganggu ketertiban, pihak penyelenggara pertandingan akan mendiskualifikasi tim dari sekolah yang terlibat.

Sanksi diskualifikasi ini akan diberlakukan tanpa terkecuali, sehingga memberikan pesan yang kuat kepada semua pihak untuk menjaga ketertiban selama pertandingan.

Selain itu, polisi juga akan melakukan pengawalan selama perjalanan pulang para suporter setelah pertandingan. Setiap tim sekolah akan didampingi oleh petugas polisi dari Polsek asal mereka, baik saat berangkat menuju Gor Singalodra maupun ketika pulang ke rumah masing-masing.

Para pelajar juga diimbau untuk langsung pulang ke rumahnya masing-masing setelah pertandingan selesai. Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi konflik, perkelahian, tawuran, kecelakaan lalu lintas, dan ejekan antara suporter yang dapat terjadi jika mereka berkumpul di luar arena pertandingan.

Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Liga Futsal Pelajar berlangsung dengan aman, tertib, dan damai, serta memberikan pengalaman positif kepada para pelajar dan suporter yang hadir.

AKP Saefullah berharap bahwa dengan tindakan tegas ini, dapat mencegah potensi insiden yang dapat merusak suasana pertandingan dan keamanan masyarakat sekitar. Pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *