Trenggalek, Buserjatim.com – Performa sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah kembali ditunjukkan di tingkat kecamatan. Danramil 0806-12/Munjungan Letda Inf Haryanto bersama unsur Forkopimca menghadiri acara pisah-sambut Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Munjungan, Kamis (28/8/2025). Momentum ini menegaskan komitmen bersama untuk membangun harmoni antar lembaga dalam mendukung kemajuan wilayah Trenggalek, khususnya di Kecamatan Munjungan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri jajaran Forkopimca Munjungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran TNI menjadi simbol keterlibatan aktif aparat pertahanan dalam ranah sosial kemasyarakatan, khususnya menjaga kebersamaan lintas sektor.
Danramil Munjungan Letda Inf Haryanto menegaskan bahwa TNI hadir tidak hanya dalam tugas pokok pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam setiap lini kehidupan masyarakat. “Kami bersama Forkopimca Munjungan akan terus bersinergi untuk memajukan wilayah. Kehadiran TNI di tengah kegiatan seperti ini adalah bukti nyata kebersamaan kami,” ujarnya.
Pisah-sambut kali ini mempertemukan dua tokoh penting dalam bidang pelayanan keagamaan. Kepala KUA lama, Subhani, S.Ag., menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Kepala KUA baru, Fatturrohman, S.Ag., M.Si. Prosesi simbolis berlangsung penuh haru sekaligus optimisme, mencerminkan semangat keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pesan perpisahannya, Subhani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk TNI, yang telah mendukung program kerja KUA selama ia bertugas. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan pembinaan keluarga.
Kepala KUA yang baru, Fatturrohman, menekankan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama lintas sektor. “Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dapat terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat Munjungan. KUA akan menjadi garda terdepan dalam membina kehidupan beragama yang harmonis,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari jajaran Forkopimca Munjungan yang menilai kehadiran TNI melalui Danramil merupakan representasi nyata sinergi pertahanan dan pemerintahan sipil. Kolaborasi lintas lembaga ini diyakini mampu mempercepat pembangunan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah.
Momentum tersebut menjadi bukti bahwa sinergi TNI, pemerintah daerah, dan lembaga keagamaan bukanlah sekadar formalitas. Keterlibatan TNI dalam kegiatan seremonial masyarakat memperkuat nilai kebersamaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Di Kecamatan Munjungan, sinergi semacam ini bukan hal baru. Koramil 0806-12/Munjungan aktif mendampingi berbagai program mulai dari ketahanan wilayah, kesehatan masyarakat, hingga kegiatan keagamaan. Kehadiran TNI memberi dampak langsung yang dirasakan masyarakat, membuktikan bahwa sinergi bukan hanya slogan.
Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam acara pisah-sambut Kepala KUA ini, harapan besar terletak pada terwujudnya Kecamatan Munjungan yang semakin maju. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan lembaga keagamaan menjadi energi positif untuk menjaga persatuan, memperkuat ketahanan sosial, sekaligus menghadirkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat Trenggalek.






