Perjuangan Panjang MAKI Jatim Akhirnya Berbuah, GUS DUR Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

BUSERJATIM.COM –

Surabaya, Perjuangan panjang selama empat tahun yang digelorakan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur akhirnya berbuah manis. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menetapkan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional, dalam upacara penganugerahan di Istana Negara pada 6 November 2025.

Bacaan Lainnya

Langkah ini menjadi momen bersejarah yang tidak hanya meneguhkan posisi Gus Dur sebagai sosok kebanggaan bangsa, namun juga menandai keberhasilan perjuangan panjang MAKI Jatim yang sejak 2021 konsisten memperjuangkan pengakuan tersebut.

Empat Tahun Perjuangan dari Tanah Jawa Timur

Pada 5 Maret 2021, MAKI Jatim secara kelembagaan mengikrarkan dukungan dan mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk menetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional. Langkah itu dilanjutkan dengan pengiriman surat resmi kepada Presiden RI melalui Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) sebagai bentuk komitmen dan kesungguhan perjuangan moral.

Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, mengungkapkan bahwa perjuangan ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kecintaan masyarakat Jawa Timur terhadap sosok ulama besar yang penuh karomah dan pengabdian.

“Idola saya adalah Gus Dur. Begitu pula MAKI Jatim secara kelembagaan sangat mengidolakan beliau. Gus Dur adalah pemimpin yang ikhlas, tulus, dan hanya berkehendak mengabdi untuk bangsa dan negara,” ujar Heru Satriyo kepada redaksi BuserJatim.com.

Tanggal 6 November 2025 menjadi tonggak sejarah penting. Presiden Prabowo Subianto menyerahkan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada keluarga besar Gus Dur, yang diterima secara simbolis oleh putri beliau.

Bagi Heru dan jajaran MAKI Jatim, momen ini adalah bukti nyata bahwa perjuangan kecil sekalipun, jika dilakukan dengan keikhlasan dan konsistensi, mampu mengubah sejarah.

“Kami bersujud syukur atas penganugerahan ini. Apa yang dulu mungkin dianggap kecil dan sepele, kini menjadi bagian dari tinta emas perjalanan bangsa. MAKI Jatim membuktikan bahwa langkah moral bisa berdampak nasional,” ungkap Heru dengan haru.

Dalam surat resmi yang dikirimkan MAKI Jatim kepada Presiden, disebutkan bahwa 13 kriteria calon Pahlawan Nasional telah dipenuhi oleh Gus Dur. Beliau bukan hanya tokoh agama, tetapi juga simbol pluralisme, demokrasi, dan kemanusiaan.

MAKI Jatim menilai perjuangan Gus Dur harus menjadi inspirasi bagi generasi bangsa untuk menegakkan keadilan dan menjunjung nilai kemanusiaan tanpa memandang perbedaan.

“Sebagai bagian dari masyarakat Jawa Timur yang mencintai Gus Dur, kami bangga telah berjuang menorehkan langkah kecil yang kini menjadi kebanggaan bangsa,” tegas Heru Satriyo menutup pernyataannya. (Ghufron/Red)

Pos terkait