MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP, 11 Agustus 2025 — Mentari pagi belum tinggi, namun derap langkah sudah menggema di halaman Mushola Al Hamid, Desa Ngranget. Di antara debu kayu dan denting palu, terlihat sosok berseragam loreng yang tak hanya memberi arahan, tetapi turut memikul balok, meraut kayu, dan menakar setiap ukuran dengan cermat dialah Lettu Inf Jaimin, perwira koordinator rehabilitasi mushola yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TMMD ke-125 Kodim 0803/Madiun.
Bagi Lettu Inf Jaimin, pengawasan bukan sekadar berdiri dari kejauhan. Ia memilih berjibaku di tengah peluh dan semangat, berdampingan dengan anggota Satgas dan warga desa. Tanpa ragu, ia mengangkat balok demi balok, memastikan setiap potong kayu menyatu dalam presisi, menyambung harapan umat yang merindukan rumah ibadah yang layak dan nyaman.
Pembangunan mushola ini bukan hanya tentang struktur fisik, tetapi juga membangun kebersamaan. Di sinilah nilai sejati TMMD menemukan maknanya, ketika TNI dan rakyat bersatu, tak ada batas antara komando dan kerja nyata. Di bawah terik yang mulai menyengat, Lettu Inf Jaimin menjadi cerminan semangat TNI yang membumi, yang hadir tidak hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai sahabat dalam pembangunan.
Dengan langkah pasti dan hati yang tulus, mereka merangkai papan dan atap, seolah merangkai doa dan harapan. Mushola Al Hamid, yang dulunya renta, kini perlahan bangkit, menjadi simbol kebersamaan dan wujud nyata dari cita-cita mulia TMMD: membangun dari desa, menguatkan Indonesia.






