MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Tahun Anggaran 2025, Kodim 0803/Madiun menggelar kegiatan Karya Bhakti Pembersihan Masjid dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (19/9).
Hadir dalam kesempatan itu, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto didampingi Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo yang turut berbaur bersama prajurit, aparat desa, dan warga setempat.
Dandim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan bahwa kegiatan karya bhakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sarana ibadah sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat. “Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Bhakti Teritorial Prima merupakan wujud nyata pengabdian TNI di tengah masyarakat. “TNI hadir tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sahabat rakyat yang selalu siap membantu,” katanya.
Usai pembersihan masjid, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga Desa Kebonagung. Kehadiran TNI disambut hangat oleh masyarakat yang terlihat antusias mengikuti rangkaian acara.
Masyarakat Desa Kebonagung menyambut baik kegiatan ini. Selain masjid menjadi lebih bersih dan nyaman untuk beribadah, bantuan sosial yang diberikan juga sangat membantu warga penerima. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian TNI yang turun langsung membantu membersihkan masjid dan memberikan bantuan bagi warga. Ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi menjelang peringatan HUT TNI, masyarakat bisa merasakan kebersamaan dan kepedulian yang nyata,” ungkap Sutrisno salah satu warga setempat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin terjalin hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa berakar dari kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong.






