Karya Bakti Kodim 0806/Trenggalek: Bersama Masyarakat, Antisipasi Banjir dan Wabah Penyakit

Trenggalek, Buserjatim.com – Kodim 0806/Trenggalek telah menggelar sebuah karya bakti monumental sebagai langkah proaktif untuk mengantisipasi potensi bencana banjir dan penyebaran wabah penyakit. Kegiatan luar biasa ini berlangsung di sekitar aliran sungai di Pasar Subuh, Desa Surodakan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jumat (8/12/2023).

Acara ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh utama, termasuk Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin, Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, Kapolres Trenggalek AKBP Gathut Bowo Supriyono, Kepala Kejaksaan Negeri Muhammad Akbar Yahya, Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Triadi Atmono, serta pasukan dari Kodim 0806/Trenggalek, Polres Trenggalek, BPBD Trenggalek, Dinas Pertanian dan Pangan Trenggalek, PKPLH Trenggalek, relawan, dan warga masyarakat.

Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto, S.Sos., M.A., memimpin kegiatan ini, menunjukkan sinergi luar biasa antara instansi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin, bersama Dandim dan Kapolres, turut serta dalam membersihkan aliran sungai di sekitar Pasar Subuh. Keempat tokoh utama ini memimpin dengan antusiasme tinggi, memberikan contoh nyata tentang pentingnya partisipasi aktif dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.

Dalam pernyataannya, Bupati Trenggalek menyampaikan rasa terima kasih kepada Kodim 0806/Trenggalek, Polres Trenggalek, dan Kejaksaan Negeri Trenggalek atas inisiatif dalam mengorganisir kegiatan karya bakti ini. Pemerintah daerah mengapresiasi upaya bersama untuk membersihkan saluran air sebagai bentuk mitigasi terhadap tingginya curah hujan yang dapat menyebabkan banjir. Bupati menyatakan, “Kita sangat berbahagia hari ini dapat menyelenggarakan kegiatan karya bakti, dengan fokus membersihkan saluran air untuk mengantisipasi curah hujan tinggi. Hal ini bertujuan agar kita dapat menghindari banjir dan mencegah wabah penyakit yang mungkin muncul akibat lingkungan yang kotor.”

Harapan Bupati Trenggalek adalah agar melalui upaya bersama ini, Trenggalek dapat terhindar dari bencana banjir yang berpotensi merugikan masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang terus ditanamkan, masyarakat diharapkan akan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan turut berperan aktif dalam menjaga kestabilan ekosistem sekitar. Melalui kegiatan karya bakti ini, Trenggalek menjelma sebagai contoh nyata kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan demi kesejahteraan bersama. Mari kita bersatu untuk menjaga Trenggalek, tempat kita tinggal, agar tetap aman dan sehat.