BUSERJATIM.COM –
PINRANG, SULAWESI SELATAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Matador’s Perjuangan Kabupaten Pinrang menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi para korban bencana alam tanah longsor dan banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta korban angin puting beliung di Jampue, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang.
Aksi sosial tersebut dilaksanakan serentak di sejumlah titik strategis jalan protokol di wilayah Kota Pinrang, dengan melibatkan para relawan dan pengurus DPC Matador’s Perjuangan. Kegiatan ini bertujuan menghimpun bantuan dari masyarakat pengguna jalan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama yang terdampak bencana.
Sejumlah Titik Penggalangan Dana
Penggalangan dana dilakukan di beberapa lokasi, antara lain:
Sepanjang jalan poros mulai Simpang Empat Lampu Merah Paleteang, Jalan Jenderal Ahmad Yani
Simpang Lima Lampu Merah Kota, Jalan Sultan Hasanuddin
Simpang Empat Lampu Merah samping Gedung Golkar (arah Jalan Rappang/pasar), Jalan Sultan Hasanuddin
Lampu Merah Sudut Lapangan, Jalan Andi Pawelloi Lama
Simpang Empat Lampu Merah Jalan Langnga
Ulutedong, depan Pertani, Jalan Poros Pinrang–Parepare
Pantauan di lapangan, aksi berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang secara sukarela menyisihkan rezekinya untuk membantu meringankan beban para korban bencana.
Wujud Solidaritas Kemanusiaan
DPC Matador’s Perjuangan Pinrang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan lintas daerah, sekaligus respons cepat atas musibah yang menimpa saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia.
“Bencana bisa datang kapan saja dan menimpa siapa saja. Hari ini mereka yang tertimpa musibah, besok bisa jadi kita. Karena itu, solidaritas dan gotong royong adalah kunci,” ujar salah satu koordinator aksi di sela kegiatan.
Dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan melalui jalur kemanusiaan yang transparan dan tepat sasaran kepada para korban bencana.
Aksi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dan empati masyarakat Pinrang masih sangat kuat, serta mampu menjadi energi positif dalam menghadapi berbagai bencana yang melanda Tanah Air.






