Dinas Koperasi Jawa Timur Perkuat Kompetensi Pendamping KDMP Batch 10 Lewat Pelatihan Intensif di Kota Madiun

BUSERJATIM.COM-

MADIUN – Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas para pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendamping KDMP yang berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 November 2025, bertempat di Graha Mangga Convention Hall & Meeting Room, Hotel Setia Budi, Kota Madiun.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti sekitar 132 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, yang terdiri dari unsur Business Assistance, Pendamping Desa, serta Penyuluh Perikanan. Kehadiran peserta dari lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah serius membangun kolaborasi demi menyukseskan program strategis nasional yang telah diinstruksikan langsung oleh Presiden, guna memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu narasumber, Anang Zunaedi, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum DPP AKRINDO, menyampaikan semangat optimis dalam pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa KDMP akan berjalan efektif karena melibatkan kolaborasi kuat dari berbagai lembaga negara, BUMN, hingga seluruh stakeholder terkait.

“KDMP ini akan berjalan dengan baik karena ada kolaborasi dan satu komando dari semua unsur—pemerintah, BUMN, lembaga negara, serta pendamping di lapangan. Kita ingin KDMP menjadi wadah bagi seluruh potensi desa agar dapat berkembang maksimal,” ujar Anang Zunaedi dengan penuh optimisme.

Menurutnya, penguatan kompetensi pendamping merupakan kunci keberhasilan pemberdayaan ekonomi desa. Melalui pelatihan ini, para pendamping diharapkan mampu memahami metode, strategi, dan teknis pendampingan secara profesional sehingga KDMP dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa.

Pelatihan ini juga menjadi langkah konkret Dinas Koperasi Jawa Timur dalam memastikan program nasional berjalan sesuai target. Dengan memperkuat peran pendamping, pemerintah berharap perputaran ekonomi masyarakat desa semakin meningkat, tercipta ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan materi mulai dari manajemen koperasi modern, digitalisasi pemasaran, hingga penguatan jejaring usaha antar desa. Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh seluruh peserta.

Melalui pelatihan ini, pemerintah Jawa Timur bersama seluruh stakeholder kembali menegaskan komitmennya: KDMP bukan hanya program, melainkan gerakan bersama untuk memajukan perekonomian desa menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

(Ghufron/BuserJatim.com)

Pos terkait