[t4b-ticker]

Diduga Akibat Terjadi Hubungan Arus Pendek / Konsleting Mesin Blower / Kipas Pendingin, Kandang Ayam Ludes Dilahap Sijago Merah

KEDIRI,,BUSERJATIM.COM– Diduga akibat terjadi hubungan arus pendek / konsleting mesin blower / kipas pendingin kandang ayam milik suwito alamat Dusun/Desa Rembang RT 04 /RW 04, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, ludes dilahap sijago merah, Senin (16/08/2021) sekira pukul 05.30 Wib.

Setelah mendapatkan laporan Polsek Ngadiluwih mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ngadiluwih AKP IWAN SETYO BUDHI, S.H. beserta anggota yakni,
IPTU UNTUNG MARGONO (WAKAPOLSEK).
KA SPKT AIPTU MUGIYONO bersama anggota
AIPDA DENI HERMANTO, S.H (KANIT RESKRIM) beserta anggota.
Kedes Rembang bersama Perangkat Desa
3 unit PMK Pemkot dan Pemkab Kediri.

Kapolsek Ngadiluwih AKP IWAN SETYO BUDHI, S.H. saat dikonfirmasi oleh media TransTV45.com “menjelaskan” Pada hari Senin, tanggal 16 Agustus 2021 diketahui sekira pukul 05.30 wib telah menerima laporan kebakaran dari pelapor (SUWITO ,Lk, 51 tahun alamat Dsn/Ds. Rembang RT 04 RW 04, Kec. Ngadiluwih, Kab. Kediri. mendapat laporan Tsb Selanjutnya petugas langsung ke TKP kebakaran untuk melakukan pengamanan lokasi Kejadian, serta koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kota Kediri dan Pemkab Kediri.

“Awal terjadi kebakaran, pada hari, tanggal bulan dan tahun tersebut, sekira pukul 05.30 wib, pada saat saksi Sdri. MASRURIN sedang membersihkan pekarangan belakang rumah melihat ada api yang sudah membakar kandang sisi Utara, kemudian saksi memberitahu Sdr SUWITO Yang saat itu berada didapur rumahnya. Saat pelapor berlari ke kandang, api sudah membesar dan membakar hampir sebagian kandang ayam yang terbuat dari bambu dan welit atap galvalum dengan ukuran kandang : 7 x 90 M, dan 7 x 54 M yang berisi ayam doff sebanyak 5500 ekor. Bersamaan itu, karena angin bertiup kencang sehingga api menyulut kandang ayam milik Sdr FANANI yang berada di sebelah timur berjarak 50 M, dengan ukuran kandang 8 x 40 M yang terbuat dari bambu dan welit atap galvalum yang saat itu kandang dalam keadaan kosong, dan mengakibatkan kandang ayam tersebut ikut terbakar. “ujarnya Kapolsek Ngadiluwih”.

“Setelah itu saksi mematikan arus listrik dan berusaha memadamkan api yang telah membakar kandang Setelah itu melaporkan kejadian ke Polsek Ngadiluwih, kemudian petugas piket mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan PMK Pemkot Kediri dan Pemkab Kediri. Sekira pukul 06.50 Wib, 1 unit PMK Pemkot datang kemudian melakukan pemadaman, diikuti 2 unit PMK Kabupaten Kediri. sekira pukul 06.40 Wib, api berhasil dipadamkan.

Akibat kejadian kebakaran tersebut pelapor Sdr. SUWITO mengalami kerugian sekitar Rp 500.000.000 ,- (lima ratus juta rupiah).
Sedangkan Sdr FANANI mengalami kerugian sekitar Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah)”imbuhnya”.

Barang Bukti yang diamankan yakni, 1 (satu) batang sisa kayu yang telah terbakar. atap galvalum sisa dari kebakaran.

Tindak lanjut Lakukan Lidik penyebab terjadinya kebakaran. Riksa pelapor.
Riksa saksi saksi
Amankan barang bukti untuk proses penyelidikan. “jelasnya Kapolsek Ngadiluwih AKP IWAN SETYO BUDHI, S.H. “.


Sumber : Kapolsek Ngadiluwih/Alex