Cooling System Polsek Anjatan, Ciptakan Suasana Aman Jelang Pilwu Serentak tahun 2025

Indramayu — Bhabinkamtibmas Polsek Anjatan, AIPDA Diki Hendrian, S.H., terus melakukan upaya pendekatan kepada masyarakat dengan menyambangi warga binaannya di Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Rabu (8/10/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Cooling System yang bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tingkat desa, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Kapolres Indramayu, AKBP M. Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Anjatan, AKP H. Rasita, menjelaskan bahwa kegiatan sambang ini merupakan bagian dari strategi Polri untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan ketegangan.

“Program Cooling System ini bertujuan untuk mendinginkan situasi dan mengurangi ketegangan yang mungkin timbul, terutama menjelang Pilwu Serentak tahun 2025. Kami ingin memastikan agar setiap lapisan masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar AKP H. Rasita didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno.

Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Diki Hendrian tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga mengajak warga berdialog langsung.

Dia memberikan imbauan untuk menjaga kondusivitas kamtibmas, tidak mudah terprovokasi, dan turut menjaga kedamaian di lingkungan sekitar.

“Bhabinkamtibmas juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta menghindari isu yang dapat memicu konflik,” kata Kapolsek.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing. Dalam program Cooling System ini, Polsek Anjatan berupaya untuk menciptakan rasa aman dan menghindari segala bentuk kerusuhan atau ketegangan yang dapat merusak keharmonisan antar warga.

AKP H. Rasita menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, Polsek Anjatan juga berkomitmen untuk menjaga situasi tetap kondusif menjelang Pilwu Serentak tahun Serentak 2025.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat menjalani proses demokrasi dengan aman, damai, dan tanpa adanya gangguan. Oleh karena itu, kami terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *