MAGETAN,BUSERJATIM.COM- Guna membantu percepatan vaksin khususnya di wilayah kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan, Babinsa anggota Posramil Ngariboyo bersinergi dengan Bhabinkamtibmas melaksanakan monitoring dan pengamanan vaksinasi di balai Desa Banjarejo Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan.Kamis (07/10/2021)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danpos Ramil Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo,Ibu Ribut Ita Kurniawati, Koordinator Imunisasi UPTD Puskesmas Ngariboyo,Camat Ngariboyo Bp.Kuswinardi S.sos,Kasi PMD dan Staf Kec. Ngariboyo,Kapolsek Ngariboyo diwakili Aiptu Kuwat,Babinsa Desa Banjarejo Serma Dwi Harbianto dan 3 orang anggota.,Bripka Harto Bhabinkamtibmas Desa Banjarejo,Tenaga medis UPTD Puskesmas Ngariboyo,Warga Ds yg melaksanakan vaksin berjumlah 250 orang.
Langkah ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga, yang akan mendapatkan vaksinasi.
Di Kecamatan Ngariboyo ini, Danposramil Ngariboyo Peltu Hadi Kusnomo langsung turun ke lapangan melaksanakan monitoring serta pengamanan pemberian suntik vaksin Covid-19 di Balai Desa Banjarejo.
Sinergi Babinsa Pos Koramil Ngariboyo dan Polsek Ngariboyo memantau pelaksanaan vaksin dengan sasaran 250 orang.
“Pemberian vaksin ini sebagai langkah antisipasi dan kepedulian TNI terhadap masyarakat, sehingga masyarakat memiliki kekebalan daya tahan tubuh untuk mencegah terkonfirmasi positif Covid-19,” jelas Danposramil Ngariboyo.
TNI sepenuhnya siap mendukung program vaksinasi COVID-19 guna mewujudkan masyarakat yang sehat, ekonomi kuat dan semakin produktif dalam rangka Indonesia sehat dan kuat.
Salah seorang warga Desa Banjarejo, Suharjo memilih untuk mengikuti kebijakan pemerintah jika memang diwajibkan untuk vaksin.
Ia meyakini jika pemerintah sudah melakukan uji coba. Sehingga tidak perlu takut untuk menjalani vaksinasi, selama itu juga untuk kebaikan dan kesehatan masyarakat.
“Kalau memang di wajibkan vaksin ya kita ikuti aturan pemerintah. Kalau soal takut sih, pemerintah pasti sudah menguji faktor keamanannya,” ujar Suharjo.
“Harapannya , kegiatan vaksinasi ini dapat memutus mata rantai Covid-19 baik di lingkungan masyarakat maupun di sekolah. Tentunya kami sangat berharap bahwa masyarakat dan generasi penerus bangsa dapat menjalankan aktivitas tanpa ada kekhawatiran,”ujar Danposramil.
Kegiatan penyuntikan vaksin selesai dalam keadaan aman, Adapun warga yang tervaksin 232 orang, sedangkan 18 orang tidak tervaksin dikarenakan tensi tinggi dan batuk pilek.
pungkas Peltu Hadi Kusnomo.( ipung)






