BUSERJATIM.COM –
NGAWI – Upaya mendekatkan diri dengan masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Ngawi Polda Jatim melalui berbagai inovasi yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Seperti yang dilakukan Brigadir Khoirul, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsari, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang menggagas layanan Cash On Delivery (COD) Beras SPHP.
Melalui inisiatif tersebut, Brigadir Khoirul membantu warga memperoleh beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga terjangkau tanpa harus datang jauh-jauh ke Polsek Jogorogo. Warga cukup memesan melalui aplikasi WhatsApp dengan menghubungi “Mas Bhabin”, beras kemudian diantarkan langsung ke rumah masing-masing tanpa dipungut biaya ongkos kirim.
Program ini disambut antusias oleh masyarakat karena dinilai memudahkan akses kebutuhan pokok, khususnya bagi warga lanjut usia dan masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana silaturahmi serta komunikasi kamtibmas antara polisi dan warga binaannya.
Tak hanya sekadar mendistribusikan beras, Brigadir Khoirul juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, menyerap aspirasi masyarakat, serta mempererat hubungan emosional antara Polri dan warga desa.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kepedulian anggotanya di lapangan. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Inisiatif yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini sejalan dengan semangat Polri Presisi, yakni hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi, serta membangun kepercayaan publik. Kami berharap langkah-langkah positif seperti ini dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi anggota lainnya,” ujar Kapolres Ngawi pada Selasa (27/1/2026).
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Polres Ngawi menunjukkan komitmennya untuk terus menebar manfaat, memperkuat kedekatan, serta membangun kepercayaan yang kokoh antara polisi dan masyarakat.






