Kasus Kriminal di Ngawi Menurun, Satreskrim Polres Ngawi Catat Tren Positif di Tahun 2025

BUSERJATIM.COM –

NGAWI — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mencatat tren penurunan jumlah laporan dan penyelesaian kasus kriminal sepanjang tahun 2025. Data tersebut disampaikan dalam pemaparan Kasus Dominasi Tahun 2025, yang menampilkan perbandingan kinerja penanganan perkara antara tahun 2024 dan 2025.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data, jumlah laporan (L) pada tahun 2024 tercatat sebanyak 235 kasus, sementara pada tahun 2025 menurun menjadi 205 kasus, atau turun 30 kasus (-12,77 persen). Sementara itu, jumlah kasus yang diselesaikan (S) juga mengalami penurunan dari 238 kasus pada tahun 2024 menjadi 209 kasus di tahun 2025, turun 29 kasus (-12,18 persen).

Selain itu, Satreskrim Polres Ngawi juga merilis data persentase dominasi jenis kejahatan yang ditangani. Dari tujuh jenis tindak pidana utama, beberapa mengalami peningkatan, sementara lainnya menunjukkan penurunan signifikan.

Jenis kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat) mengalami kenaikan, dari 28 laporan dan 40 penyelesaian di tahun 2024 menjadi 36 laporan dan 46 penyelesaian di tahun 2025. Kenaikan ini masing-masing sebesar 29 persen untuk laporan dan 15 persen untuk penyelesaian.

Sementara itu, perjudian juga mengalami peningkatan ringan, dengan laporan naik dari 12 menjadi 14 kasus. Perkara persetubuhan anak (PA) turut menunjukkan kenaikan, dari 17 laporan dan 14 penyelesaian pada 2024 menjadi 18 laporan dan 20 penyelesaian di tahun 2025.

Sebaliknya, sejumlah tindak pidana justru mengalami penurunan signifikan. Penipuan turun 16 persen, curanmor turun hingga 19 persen laporan dan 29 persen penyelesaian, serta illegal logging yang mengalami penurunan paling drastis, masing-masing 64 persen laporan dan 47 persen penyelesaian.

Secara keseluruhan, total perkara yang ditangani Satreskrim Polres Ngawi pada tahun 2025 tercatat 136 kasus, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 137 kasus, atau turun sekitar 9 persen untuk laporan dan 1 persen untuk penyelesaian.

Polres Ngawi menilai capaian ini sebagai indikator positif atas upaya pencegahan dan penegakan hukum yang terus ditingkatkan, sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Ngawi.

Pos terkait