BUSERJATIM.COM –
Malang, Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon Saman berdiameter lebih dari satu meter tumbang dan menutup total arus lalu lintas di Jalan Raya Provinsi Malang–Kediri, tepatnya di Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Kamis (20/11/2025) dini hari.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, di mana pohon dengan panjang sekitar 20 meter itu roboh melintang ke badan jalan dan menimpa jaringan kabel Telkom. Informasi awal diterima dari warga dan Poslap Ngantang, kemudian diperbarui oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Malang pada pukul 07.36 WIB.
Akibat tumbangnya pohon besar tersebut, jalur utama penghubung Malang–Kediri sempat lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain menutup akses jalan, tumbangnya pohon juga berdampak pada kabel telekomunikasi di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
BPBD, Bina Marga, dan Relawan Bergerak Cepat begitu menerima laporan, BPBD Kabupaten Malang langsung menerjunkan tim ke lokasi bersama unsur terkait. Sejumlah alat seperti chainsaw dan alat berat dari Bina Marga Provinsi segera dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan.
Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Malang menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu mendapat laporan dini hari.
“Begitu informasi kami terima, tim langsung kami kerahkan ke lokasi. Fokus kami adalah membuka akses jalan secepat mungkin dan memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi pengguna jalan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat di musim hujan.
“Curah hujan mulai meningkat, disertai angin kencang. Kami imbau warga dan pengguna jalan untuk tetap waspada, terutama di jalur-jalur rawan seperti Kasembon, Pujon, dan Ngantang,” tambahnya.
Tim gabungan di lapangan melakukan: Pemotongan batang dan ranting pohon, pembersihan material tumbangan. Koordinasi dengan perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak Telkom
Kerja bakti pembersihan rampung sekitar pukul 07.15 WIB, sehingga jalur kembali dibuka dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Penanganan melibatkan berbagai pihak, antara lain: BPBD Kabupaten Malang, Bina Marga Provinsi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa Pait, Poslap Ngantang, PMI Kabupaten Malang, Masyarakat setempat, Marva Telekomunikasi, Buana Solusindo.
BPBD Kabupaten Malang terus melakukan monitoring wilayah rawan dan siap merespons cepat laporan masyarakat.(Ghufron/Red)






