SOETRA MAS Cigaret Kretek Hadir Meriahkan Pesona Gondanglegi 2025: Cita Rasa Khas Kretek Karya Santri untuk Negeri

BUSERJATIM.COM –

Malang, 15 November 2025 — Gelaran Spectakuler Pesona Gondanglegi 2025 tidak hanya menghadirkan sajian budaya dan hiburan yang megah, tetapi juga menjadi ruang kemunculan berbagai produk lokal yang menarik perhatian pengunjung. Salah satunya adalah SOETRA MAS Cigaret Kretek, produk rokok kretek dengan cita rasa khas yang diproduksi dari tangan-tangan kreatif para santri.

Kehadiran SOETRA MAS dalam agenda besar yang berlangsung di wilayah Gondanglegi ini menjadi sorotan tersendiri. Dengan tagline “Dari Santri untuk Negeri”, produk ini mengusung filosofi kemandirian dan kreativitas generasi muda pesantren dalam menghadirkan produk berkualitas yang tetap menjunjung nilai tradisional khas Indonesia.

Pengunjung Pesona Gondanglegi 2025 tampak antusias mendatangi stan SOETRA MAS yang menampilkan beragam varian kretek racikan khas. Aroma tembakau dan cengkeh pilihan yang menjadi karakter kuat SOETRA MAS sukses mencuri perhatian banyak pecinta kretek yang hadir.

Perwakilan tim SOETRA MAS menyampaikan bahwa keikutsertaan mereka dalam acara ini bukan sekadar promosi produk, tetapi juga bentuk dukungan terhadap geliat ekonomi kreatif masyarakat Gondanglegi dan Kabupaten Malang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa santri mampu berkarya, berinovasi, dan bersaing melalui produk yang punya kualitas serta ciri khas. Pesona Gondanglegi 2025 menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan SOETRA MAS kepada masyarakat luas,” ujar salah satu pengelola.

Acara Pesona Gondanglegi 2025 sendiri berlangsung meriah dengan ribuan pengunjung yang memadati area kegiatan sejak pagi hingga malam. Tampilnya produk-produk lokal, termasuk SOETRA MAS, menambah keberagaman dan daya tarik acara tahunan yang telah menjadi ikon budaya masyarakat Gondanglegi.

Dengan cita rasa yang autentik serta nilai perjuangan para perintisnya, SOETRA MAS Cigaret Kretek berhasil menorehkan kesan positif dan menjadi salah satu warna baru dalam dinamika ekonomi kreatif daerah.(Ghufron)

Pos terkait