Sinergi TNI-Polri Bekali Linmas Surodakan dengan Sosialisasi Perda Ketertiban Umum di Trenggalek

Trenggalek, Buserjatim.com – Sinergi TNI dan Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah kembali tampak kuat di Kabupaten Trenggalek. Pendekatan edukatif menjadi strategi yang terus digencarkan satuan teritorial untuk mencegah potensi kerawanan. Salah satunya melalui sosialisasi peraturan daerah tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat yang diberikan kepada Linmas Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek, Selasa (11/11/2025).

Koramil 0806-01/Trenggalek menerjunkan Bati Wanwil Pelda M. Tajib yang berkolaborasi dengan KBO Satbinmas Polres Trenggalek, Iptu Agus Siswanto. Kolaborasi dua unsur keamanan ini mempertegas bahwa pembinaan masyarakat membutuhkan pendekatan bersama dan pemahaman yang selaras antarinstansi untuk menjaga stabilitas lingkungan.

Bacaan Lainnya

Sosialisasi ini menyasar anggota Linmas Kelurahan Surodakan yang selama ini berperan sebagai mitra strategis dalam pemeliharaan ketertiban. Kegiatan dibuat interaktif agar peserta tidak hanya menerima informasi satu arah, tetapi juga dapat menyampaikan dinamika maupun persoalan yang muncul di lapangan.

Pelda M. Tajib menegaskan bahwa aturan terkait ketertiban umum perlu terus dipahami ulang agar tetap relevan. “Peraturan daerah ini sudah lama berlaku. Tugas kami memastikan para Linmas memahami kembali isi, larangan, dan sanksinya agar ketertiban di lingkungan bisa dijaga sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian pelanggaran sering terjadi bukan karena unsur kesengajaan, tetapi akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan. Karena itu, materi lebih diarahkan pada pencegahan untuk memudahkan Linmas mengidentifikasi potensi gangguan keamanan sejak awal.

Pada kesempatan yang sama, Iptu Agus Siswanto memaparkan sejumlah contoh kasus yang kerap ditemui di wilayah perkotaan, mulai dari kebisingan hingga penyalahgunaan fasilitas umum. Diskusi yang muncul membantu memperkaya wawasan Linmas mengenai langkah penanganan yang tepat. “Linmas adalah garda terdepan di tingkat kelurahan. Dengan memahami aturan dan langkah penanganan, mereka bisa membantu kami mencegah gangguan ketertiban lebih cepat dan lebih tepat,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi dalam pemeliharaan ketertiban umum. Linmas didorong untuk aktif berkomunikasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar penanganan potensi gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendekatan edukatif masih sangat efektif. Banyak anggota Linmas merasa terbantu karena mendapatkan penjelasan teknis mengenai prosedur yang harus ditempuh ketika menghadapi situasi tertentu. Hal ini membuat mereka lebih percaya diri dalam menjalankan tugas pengamanan lingkungan.

Sinergi TNI dan Polri dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan tidak hanya bertumpu pada patroli lapangan. Pembinaan masyarakat melalui edukasi berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Sosialisasi Perda di Surodakan diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain di Trenggalek untuk memperkuat kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat. Komitmen menjaga ketertiban akan semakin kokoh jika seluruh elemen bergerak bersama. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif demi kenyamanan hidup setiap hari.

Pos terkait