Mahasiswa UNIPMA Laksanakan KKN-T Berdampak di Desa Karangsono, Siapkan Program Pemberdayaan Berkelanjutan

BUSERJATIM.COM –

Ngawi – Sebanyak satu kelompok mahasiswa Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Berdampak Tahun Akademik 2025/2026 di Desa Karangsono, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi. Kegiatan yang berlangsung mulai 4 November hingga 8 Desember 2025 ini bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kelompok 38 yang ditempatkan di Desa Karangsono telah membuka sekretariat KKN-T Berdampak sebagai pusat koordinasi kegiatan sosial, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari komitmen UNIPMA dalam mewujudkan pengabdian masyarakat berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.

Kepala Desa Karangsono menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan KKN di desanya.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa UNIPMA. Semoga mereka bisa membawa ide-ide baru untuk membantu mengembangkan potensi desa dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menegaskan bahwa KKN-T Berdampak tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program jangka pendek, tetapi juga menanamkan konsep keberlanjutan agar kegiatan positif dapat terus dijalankan oleh masyarakat setelah mahasiswa selesai bertugas.

🌿 Program Berkelanjutan KKN-T Kelompok 38 Desa Karangsono

  1. Digitalisasi UMKM Desa
    Mahasiswa membantu pelaku usaha lokal dalam memasarkan produk secara daring, membuat akun media sosial usaha, dan memberikan pelatihan dasar desain promosi digital.
  2. Gerakan Desa Bersih dan Hijau
    Pembuatan tempat pengelolaan sampah terpadu berbasis rumah tangga serta kampanye eco-living yang melibatkan Karang Taruna dan perangkat RT/RW.
  3. Edukasi Literasi dan Numerasi Anak Sekolah
    Bimbingan belajar interaktif di SD setempat guna meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung anak-anak usia dini.
  4. Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Produk Olahan Pangan Lokal
    Pelatihan pengolahan hasil pertanian menjadi produk siap jual, seperti keripik singkong dan kue kering, serta pendampingan pengemasan dan pemasaran.
  5. Program Desa Sehat
    Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bekerja sama dengan posyandu dan kader PKK untuk meningkatkan kesadaran kesehatan keluarga.

Ketua kelompok KKN-T 38 menjelaskan bahwa semua program disusun berdasarkan hasil survei lapangan dan diskusi bersama pemerintah desa.

“Kami ingin menciptakan dampak jangka panjang bagi warga. Program yang kami rintis akan diteruskan oleh perangkat desa dan komunitas lokal agar manfaatnya terus berlanjut,” ujarnya.

🏡 Profil Desa Karangsono

Desa Karangsono terletak di Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Desa ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan basis pertanian dan peternakan yang kuat, dengan sebagian besar warganya bekerja sebagai petani, buruh tani, dan pelaku usaha mikro.

Karangsono memiliki potensi besar dalam pengembangan produk olahan hasil pertanian dan kerajinan lokal, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek pemasaran dan pengelolaan digital. Selain itu, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat menjadi modal sosial penting dalam mendukung program pembangunan desa.

Dengan kehadiran mahasiswa Universitas PGRI Madiun melalui program KKN-T Berdampak ini, diharapkan Desa Karangsono dapat terus berkembang menuju desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Kegiatan: KKN-T Berdampak Tahun Akademik 2025/2026
Perguruan Tinggi: Universitas PGRI Madiun
Kelompok: 38
Lokasi: Desa Karangsono, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi
Waktu: 4 November – 8 Desember 2025

Pos terkait