Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Ngawi Turun, Persentase Tinggal 11,82 Persen pada 2025

Ngawi – Tingkat kemiskinan di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren penurunan dalam dua dekade terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditampilkan dalam Profil Kemiskinan Kabupaten Ngawi pada periode 2003–2025, jumlah penduduk miskin berhasil ditekan dari 211,40 ribu jiwa (25,17 persen) pada tahun 2003 menjadi 114,50 ribu jiwa atau 11,82 persen pada tahun 2025.24/9

Penurunan signifikan mulai terlihat sejak 2006, di mana angka kemiskinan yang sempat mencapai 209,30 ribu jiwa (25,31 persen) terus mengalami penurunan hingga berada di bawah 150 ribu jiwa pada tahun 2010. Setelah itu, meski fluktuatif, tren penurunan tetap berlanjut hingga tahun-tahun terakhir.

Pada 2015 tercatat 123,20 ribu jiwa (15,82 persen), kemudian menurun menjadi 118,43 ribu jiwa (14,91 persen) pada 2018, dan pada 2022 angka tersebut mencapai 116,47 ribu jiwa (13,00 persen). Tahun 2025 diproyeksikan hanya menyisakan 114,50 ribu jiwa dengan persentase dua digit terendah dalam dua dekade terakhir, yakni 11,82 persen.

Pemerintah Kabupaten Ngawi menyebutkan bahwa berbagai program intervensi sosial, peningkatan akses pendidikan, serta dukungan pada sektor pertanian dan UMKM menjadi faktor penting dalam mengurangi angka kemiskinan. Meski begitu, tantangan tetap ada terutama dalam meningkatkan daya saing ekonomi dan memperluas lapangan kerja.

Data BPS tersebut menjadi catatan penting menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, di mana pemerintah berharap tren penurunan kemiskinan bisa terus berlanjut agar kesejahteraan masyarakat Ngawi semakin meningkat.

Pos terkait