Trenggalek, Buserjatim.com – Sinergitas kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) kembali ditunjukkan di Kabupaten Trenggalek. Kamis malam (19/9/2025), Koramil 0806-04/Bendungan bersama Banser Kecamatan Bendungan menggelar apel bersama yang dilanjutkan patroli wilayah demi menjaga keamanan dan kondusivitas lingkungan.
Apel malam tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 0806-04/Bendungan, Peltu Hadi Purwanto. Kehadiran personel TNI bersama Banser menjadi bukti nyata kuatnya komitmen kebersamaan untuk menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif di wilayah perbukitan Bendungan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Dalam arahannya, Peltu Hadi Purwanto menegaskan bahwa TNI melalui satuan teritorial senantiasa terbuka bekerja sama dengan elemen masyarakat, termasuk Banser, dalam rangka menjaga stabilitas keamanan. “Kebersamaan seperti ini sangat penting. TNI tidak bisa bekerja sendiri, begitu pula Banser. Dengan sinergi, tugas menjaga kondusivitas wilayah akan semakin ringan,” ungkapnya.
Patroli bersama kemudian menyisir titik-titik strategis di sekitar Kecamatan Bendungan, terutama jalur desa yang rawan aktivitas pada malam hari. Kehadiran TNI dan Banser di lapangan memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas, sekaligus menjadi langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan.
Warga yang ditemui di sepanjang jalur patroli menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi tersebut. Menurut mereka, sinergi TNI dan Banser tidak hanya menghadirkan rasa tenteram, tetapi juga mempererat jalinan sosial di tengah masyarakat. “Kami jadi lebih tenang karena ada bapak-bapak TNI dan Banser yang turun langsung menjaga,” ujar seorang warga.
Sinergi TNI dan Banser di Trenggalek sendiri bukan hal baru. Kedua unsur ini kerap turun bersama dalam kegiatan sosial, kebencanaan, hingga pengamanan kegiatan keagamaan. Di Bendungan, kolaborasi ini semakin penting mengingat wilayahnya yang terdiri dari perbukitan dan hutan rakyat, sehingga rawan berbagai potensi kerawanan, baik sosial maupun alam.
Peltu Hadi menambahkan, apel bersama sekaligus patroli malam bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud implementasi nyata dari komitmen kebersamaan menjaga ketertiban. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI dan Banser solid. Kegiatan ini akan terus kita lakukan secara berkesinambungan,” tegasnya.
Sementara itu, dari pihak Banser, kegiatan malam tersebut menjadi momentum memperkuat ikatan emosional dengan TNI. Mereka menilai keberadaan Koramil sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan di akar rumput, sejalan dengan misi Banser sebagai penjaga ulama, bangsa, dan negara.
Dengan kolaborasi yang terus digelorakan, TNI dan Banser di Bendungan berharap masyarakat semakin merasa terlindungi sekaligus terdorong ikut berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan. Sinergi lintas elemen ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain, bahwa menjaga kondusivitas wilayah adalah tugas bersama.
Kebersamaan yang ditunjukkan malam itu menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terjaga. Di tengah tantangan zaman, kerja sama TNI dan Banser adalah fondasi penting dalam merawat persatuan serta keamanan masyarakat di Kabupaten Trenggalek.






