MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Lantunan doa terucap lirih, membelah hening malam di Pendopo Muda Graha. Suara takbir dan harapan bersatu, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Kabupaten Madiun senantiasa diberi keberkahan, keamanan, serta terhindar dari segala bentuk perpecahan. Dalam nuansa khidmat itu, Forkopimda Kabupaten Madiun bersama para pengemudi ojek online duduk berdampingan, mengikat silaturahmi dengan untaian doa.
Kegiatan doa bersama ini menjadi penanda eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Para pengemudi ojek online yang hadir merasa dihargai sekaligus diajak menjadi bagian penting dalam menjaga ketentraman wilayah. Suasana penuh kekeluargaan membuat acara berlangsung hangat dan penuh makna.
Dandim 0803/Madiun, Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo, dalam pesannya mengingatkan pentingnya menjaga persatuan. Ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan juga seluruh elemen masyarakat.
“Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas kebenarannya. Mari kita rawat persaudaraan, menjaga Madiun tetap aman, tenteram, dan penuh kedamaian,” ujar Dandim dalam sambutannya pada Senin malam, (1/9).
Lebih dari sekadar doa, acara ini menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat persaudaraan. Forkopimda dan komunitas ojek online sepakat berdiri dalam satu barisan, meneguhkan tekad menjaga harmoni, demi Madiun yang damai dan penuh berkah.






