Ngawi, Buserjatim.com group-30 Agustus 2025 – Dunia pendidikan di Kabupaten Ngawi kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung kreativitas generasi muda, khususnya di bidang perfilman. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya Workshop Perfilman: Temu Sineas dan Akademisi Film bertema “Belajar Mencipta, Mencoba Berkarya” yang digelar di SMAN 1 Ngawi, Sabtu (30/8).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Komunitas Kacacekung Ngawi, Akademi Film Yogyakarta, Community Forum JAFF, dan BSM Rental, dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan. Workshop menghadirkan narasumber profesional di bidang film, yakni Edy Wibowo, M.Sn. (Art Director), Dr. Suharmono, M.A. (Scriptwriter), dan Ardian Friatna, M.Sn. (Cinematographer).
Ajang Edukasi dan Inspirasi Perfilman
Dalam paparannya, para narasumber berbagi pengalaman sekaligus memberikan pengetahuan praktis seputar dunia film, mulai dari penulisan naskah, penyutradaraan, hingga sinematografi. Peserta yang hadir, sebagian besar pelajar dan komunitas kreatif Ngawi, antusias mengikuti sesi diskusi yang berlangsung interaktif.
Menurut panitia, tujuan utama workshop ini adalah memberikan ruang belajar sekaligus motivasi agar generasi muda di Ngawi mampu menciptakan karya audio-visual yang berkualitas. “Film bukan hanya hiburan, tapi media edukasi yang bisa membawa perubahan. Lewat kegiatan ini, kami ingin membuka kesempatan agar anak-anak muda lebih dekat dengan dunia film,” ujar perwakilan Komunitas Kacacekung.
Dorong Regenerasi SDM Perfilman
Kehadiran sineas nasional di Ngawi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi serta membangun jaringan kerja sama antara komunitas film lokal dengan institusi pendidikan. Apalagi, data terbaru menunjukkan perkembangan industri film Indonesia sangat pesat, dengan jumlah penonton film nasional yang terus meningkat melampaui film impor.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan muncul generasi muda Ngawi yang tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga mampu menjadi kreator film yang berdaya saing. Peserta workshop juga mendapatkan sertifikat resmi sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka.
Antusiasme Peserta
Puluhan peserta memenuhi ruang aula SMAN 1 Ngawi, mengikuti jalannya acara sejak pagi hingga selesai. Diskusi hangat dan tanya jawab membuktikan tingginya minat pelajar terhadap dunia film. “Kami senang sekali bisa belajar langsung dari praktisi. Semoga setelah ini bisa mencoba bikin film pendek karya sendiri,” ungkap salah satu peserta.
Workshop ini menjadi langkah nyata sinergi komunitas dan akademisi dalam membuka jalan bagi lahirnya sineas-sineas muda dari daerah, sekaligus menjadikan Ngawi sebagai salah satu titik berkembangnya perfilman di Jawa Timur.






