MTsN 6 Kediri Gelar Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

 

KEDIRI, BJ BUSERJATIM. COM-Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kediri hari ini memulai Workshop Implementasi Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan pembelajaran. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 22 hingga 24 Juli 2025 ini, diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 6 Kediri serta anggota Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 6 Kediri.

Bacaan Lainnya

Workshop ini bertujuan untuk membekali para pendidik dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital, khususnya dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam (deep learning) dan mengembangkan kurikulum yang menanamkan nilai-nilai cinta.

Kegiatan dibuka dengan paparan materi oleh H. Moch. Bachrudin, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Pendidikan. Beliau menyampaikan materi penting mengenai Permendikdasmen No. 11 Tahun 2025, yang menjadi landasan hukum terbaru dalam penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Para peserta antusias menyimak penjelasan mengenai perubahan dan penyesuaian kurikulum yang diamanatkan oleh peraturan tersebut.

Sesi selanjutnya dilanjutkan oleh H. Drs. Abdullah Rosyad, M.Pd.I., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Dalam paparannya, beliau membahas Metode Pembelajaran Khusus Generasi Z dan Generasi Alpha. Materi ini sangat relevan mengingat karakteristik unik peserta didik dari kedua generasi ini yang sangat akrab dengan teknologi dan memiliki gaya belajar yang berbeda. H. Abdullah Rosyad menekankan pentingnya pendekatan yang inovatif dan adaptif untuk memaksimalkan potensi mereka.

Sebagai pemateri terakhir di hari pertama, Dr. Yunik Susanti, S.Pd., M.Pd., memberikan pemaparan mendalam mengenai Konsep dan Kerangka Kerja, Perencanaan, Pelaksanaan, serta Asesmen Pembelajaran Mendalam.
Dr. Yunik Susanti menjelaskan secara komprehensif bagaimana pembelajaran mendalam dapat diterapkan di lingkungan madrasah, mulai dari perancangan kurikulum hingga evaluasi hasil belajar yang lebih holistik.

Kepala MTsN 6 Kediri, Saiful Ali, S.Ag. M.Fil.I., dalam sambutannya, menyampaikan harapannya agar workshop ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pembelajaran di MTsN 6 Kediri dan madrasah-madrasah anggota KKM. “Melalui workshop ini, kami berharap para guru dapat mengaplikasikan metode pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan tentunya mampu menumbuhkan rasa cinta pada proses belajar mengajar serta pada sesama,” ujarnya.

Peserta workshop terlihat sangat aktif berinteraksi dan berdiskusi dengan para pemateri, menunjukkan semangat tinggi untuk terus mengembangkan diri demi kemajuan pendidikan madrasah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di MTsN 6 Kediri dan sekitarnya. (Kk/ddk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *