Berbalut Buku Pengetahuan, Perpustakaan Keliling Jadi Bagian Sasaran Non Fisik TMMD ke-125 Kodim Madiun.

 

MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP, 19 Agustus 2025 — Di antara gemuruh alat berat dan semangat gotong royong yang membangun fisik desa, ada sebuah kendaraan sederhana yang menyusuri jalan-jalan kecil di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan. Ia bukan membawa batu atau semen, melainkan membawa harapan berbalut buku-buku pengetahuan. Itulah perpustakaan keliling, salah satu sasaran Non Fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun.

Bacaan Lainnya

Langkah ini menjadi bukti bahwa membangun bangsa tak hanya dengan membetoni jalan atau merehabilitasi rumah warga, tetapi juga dengan membuka jendela pikiran dan memperluas cakrawala generasi muda. Anak-anak desa tampak antusias menyambut kedatangan mobil pustaka, duduk bersila di bawah pohon rindang, larut dalam cerita, ilmu, dan imajinasi yang tersaji dalam tiap lembar halaman.

Dansatgas TMMD ke-125 Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menyampaikan, bahwa melalui perpustakaan keliling ini, TNI ingin menanamkan nilai-nilai literasi sejak dini serta memperkuat fondasi pendidikan masyarakat desa. “Membangun karakter anak bangsa dimulai dari membiasakan membaca. Buku adalah jendela dunia, dan dengan membaca, kita bisa membuka masa depan,” ujarnya.

Program perpustakaan keliling ini turut menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, serta relawan literasi yang turut membagikan semangat membaca. Kegiatan ini juga dirangkai dengan dongeng edukatif, lomba cerdas cermat, serta penyerahan buku bacaan secara simbolis kepada pengelola taman baca lokal.

Dalam keheningan desa yang biasanya hanya diwarnai suara angin dan langkah petani, hari itu terdengar riuh ceria tawa anak-anak yang tengah menelusuri petualangan lewat buku. Di sinilah makna pembangunan menjadi utuh, bukan hanya membenahi yang tampak oleh mata, tapi juga menyentuh halusnya jiwa dan pikiran.

TMMD ke-125 bukan sekadar program pembangunan. Ia adalah perwujudan nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam bentuk fisik maupun batin. Dan di tengah upaya itu, sebuah mobil penuh buku telah menjadi simbol harapan yang bergerak, menjangkau, dan menyala dalam diam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *