Madiun,Buserjatim.com group-1 Agustus 2025 — TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang digelar oleh Kodim 0803/Madiun menjadi manifestasi nyata jati diri TNI sebagai tentara rakyat, dimana TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, berinteraksi, dan membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat. TMMD sendiri tidak hanya menjadi program lintas sektoral antara TNI dan pemerintah daerah, tetapi juga bentuk pengabdian TNI dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
TMMD ke-125 dilaksanakan di
Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini menyasar pembangunan fisik seperti pembuatan akses jalan, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sarana fasilitas umum lainnya.
Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol
Kav Widhi Bayu Sudibyo selaku Dansatgas TMMD, menyampaikan bahwa TMMD merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah untuk pemerataan pembangunan, terutama di daerah yang tergolong tertinggal atau sulit dijangkau.
“TMMD ini adalah salah satu manifestasi dari jati diri TNI sebagai tentara rakyat. Kami hadir di tengah-tengah masyarakat, bekerja bersama mereka, dan turut serta membantu mengatasi berbagai kesulitan di lapangan,” ujarnya.
Selain sasaran fisik, TMMD ke-125 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pertanian, kesehatan, hingga bahaya narkoba, yang melibatkan instansi pemerintah, kepolisian, dan tokoh masyarakat setempat.
Partisipasi aktif warga dalam setiap tahapan kegiatan TMMD membuktikan kemanunggalan TNI dan rakyat tetap kuat dan solid. Semangat gotong royong menjadi landasan utama keberhasilan program ini.
Melalui TMMD ke-125 ini, TNI kembali menegaskan bahwa keberadaannya bukan hanya sebagai alat pertahanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari rakyat yang memiliki tanggung jawab sosial dan moral dalam membangun negeri.






