NGAWI, BUSERJATIM.COM – Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, Pemerintah Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, pada Rabu, 22 Mei 2025, bertempat di Balai Desa Rejomulyo.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh desa, pelaku usaha, perwakilan kelompok tani, serta unsur Forkopimcam. Jumlah peserta yang hadir mencapai 55 orang, menunjukkan antusiasme tinggi dari warga terhadap rencana pendirian koperasi ini.
Kepala Desa Rejomulyo, Bakri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa koperasi ini dibentuk sebagai sarana strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara kolektif. Ia menekankan pentingnya kelembagaan ekonomi yang dikelola secara profesional, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Koperasi Desa Merah Putih Rejomulyo hadir sebagai jawaban atas tantangan ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi ini, kita akan membangun ekonomi berbasis gotong royong dan potensi lokal yang kita miliki,” ujar Bakri di hadapan peserta musyawarah.
Wadah Ekonomi Warga Berbasis Partisipasi
Koperasi yang dibentuk ini akan memfokuskan kegiatan pada unit simpan pinjam, penyediaan kebutuhan pokok, pengelolaan hasil pertanian, serta pemberdayaan UMKM lokal. Rencana awal mencakup pembukaan unit usaha koperasi di sektor distribusi sembako, jasa layanan pertanian, dan keuangan mikro.
Musyawarah desa juga membahas struktur pengurus koperasi sementara, penyusunan rencana kerja awal, serta penugasan tim formatur untuk memproses legalitas koperasi sesuai dengan regulasi dari Kementerian Koperasi dan UKM.
Dukung Ketahanan Ekonomi Desa
Pembentukan Koperasi Merah Putih ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa yang juga selaras dengan program strategis pemerintah pusat terkait penguatan ekonomi kerakyatan. Melalui koperasi, warga diharapkan memiliki akses lebih luas terhadap permodalan dan pemasaran.
Camat Karangjati yang turut hadir dalam acara ini memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Rejomulyo. Ia berharap koperasi ini mampu menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Karangjati.
“Langkah ini sangat positif. Koperasi bisa menjadi instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat desa dan menumbuhkan ekonomi lokal yang mandiri,” katanya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara pembentukan Koperasi Merah Putih oleh perwakilan warga, BPD, tokoh masyarakat, dan Kepala Desa. Suasana musyawarah berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, mencerminkan harapan bersama terhadap masa depan ekonomi Desa Rejomulyo yang lebih cerah.
Dengan terbentuknya koperasi ini, Desa Rejomulyo menambah deretan desa di Kabupaten Ngawi yang aktif mengembangkan potensi lokal melalui penguatan kelembagaan ekonomi rakyat.






