Dicopot Dari Jabatannya, Anggota Polsek Tiris Di Karnakan Vidio Istri Viral Labrak Siswi Magang

PROBOLINGGO, BUSERJATIM.COM – Buntut dari viralnya video istri Bhayangkari Polres Probolinggo Luluk Sofiatul Jannah yang melabrak siswi magang di salah satu pusat perbelanjaan kota Probolinggo beberapa waktu lalu membuat suaminya harus rela dicopot dari jabatannya sebagai anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tiris.

Diketahui suami dari Luluk yakni Bripka M Nuril Huda, merupakan salah seorang anggota Polsek Tiris Polres Probolinggo.

Dia tersandung kasus video viral itu, lantaran turut merekam aksi istrinya saat merundung LN (18) salah seorang siswi magang yang bertugas sebagai penjaga salah satu stand di pusat perbelanjaan Karunia Damai Sejahtera (KDS) Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana mengungkapkan, permasalahan viralnya video aksi perundungan yang dilakukan oleh pasangan suami istri itu telah diselesaikannya dengan cara mediasi yang dilakukan di sekolah dari korban LN di SMKN 1 Kota Probolinggo pada Rabu (6/9/2023).

“Permasalahan video viral itu sudah kami selesaikan dengan cara mediasi. Yakni dengan mempertemukan seluruh pihak yang berseteru didalamnya,” ungkapnya, Rabu (6/9/2023).

Dijelaskannya, permasalahan video viral tersebut. Sebenarnya akibat salah paham diantara kedua belah pihak.

Dimana pihak siswi magang hanya menjalankan SOP dari tempat prakteknya dan si konsumen yakni Luluk merasa tersinggung karena merasa dilayani secara tidak baik, “Intinya hanya salah paham saja, namun sangat disayangkan caranya saja mungkin yang salah dan kenapa harus diviralkan seperti sekarang ini,” jelasnya.

AKBP Wisnu Wardana menyebut sebagai bentuk pertanggung jawaban akibat viralnya video yang membawa nama institusi Polri itu. Ia secara tegas telah mencopot Bripka M Nuril Huda dari jabatannya sebagai anggota Polsek Tiris. Ia kini ditarik ke Polres Probolinggo dalam rangka pembinaan.

“Anggota yang bersangkutan telah kami tindak tegas. Ia telah dicopot dari jabatannya sebagai anggota Polsek Tiris dan ditarik ke Polres Probolinggo dalam rangka pembinaan,” sebutnya.

Ditambahkannya, agar peristiwa semacam ini tidak terulang. Ia menegaskan kepada seluruh jajaran keluarga besar anggota Polres Probolinggo untuk bijak dalam bersosial media.

“Bijaklah dalam bersosial media. Karena anggota Polri itu jadi atensi masyarakat. Setiap tingkah laku kita akan selalu diperhatikan dan dinilai oleh publik. Jangan pernah pamer gaya hidup, apalagi sampai diposting di sosial media,” tegasnya.

*_UMAR

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *